Showing posts with label info. Show all posts
Showing posts with label info. Show all posts

Tuesday, June 28, 2016

Kicauan Mengejutkan Pasutri Pembuat Vaksin Palsu


Kuis Online - Rita Agustina dan Hidayat Taufiqurahman, suami istri pembuat vaksin palsu dibekuk polisi di rumah mewahnya di Kemang Pratama Regency, Bekasi. Ada juga pasutri distributor vaksin palsu berinisial T dan M ditangkap di Semarang. Ini pengakuan mereka:

Rita yang lulusan akademi perawat itu ditangkap bersama suaminya, Hidayat, pada Selasa 21 Juni malam. Dari penangkapan itu polisi membawa barang bukti berupa 36 dus vaksin atau sekitar 800-an ampul. Dari kejahatan itu, Rita meraup untung besar selama bertahun-tahun. Mereka mengaku melakukan kejahatan ini demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Kini, harta pasutri ini mulai dari rumah, tabungan, dan mobil akan disita polisi.

Selain Rita dan Hidayat, pasutri berinisial T dan M ditangkap di Semarang. Peran mereka sebagai distributor vaksin palsu masih didalami polisi. Dokumen dan ATM milik T dan M disita untuk mengetahui alur transaksi penjualan vaksin palsu. Dengan penangkapan ini, total ada 15 tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga : Mau Kualitas Sperma Kuat ? Jangan Merokok !

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri Brigjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan vaksin palsu untuk balita dibuat dari tahun 2003. Vaksin palsu dibuat dengan cara menyuntikkan cairan infus dicampur dengan vaksin tetanus. Hasilnya yakni vaksin wajib palsu untuk hepatitis, BCG, dan campak. Harga vaksin palsu dijual sekitar Rp 200 ribu-400 ribu lebih murah dibanding vaksin asli.

Menurut Agung, sepak terjang pembuat vaksin palsu tidak tercium otoritas yang berwenang selama 13 tahun karena impak dari vaksin yang tidak nampak. Polisi akan menjerat para tersangka dengan UU Kesehatan yang ancamannya 10 tahun penjara. Tak hanya itu saja, keduanya juga dijerat UU Pencucian uang.


Info Ini Dipersembahkan Oleh : Judi Online - Agen Poker - Agen Casino - Slot Games - Casino Online - Poker Online Indonesia

Ahok Minta Uang Rp 668 M yang Sudah Dibayarkan untuk Lahan Cengkareng Dikembalikan!


Kuis Online - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok meminta uang Rp 668 miliar yang sudah dibayarkan Dinas Perumahan ke orang yang mengklaim pemilik tanah di Cengkareng, Jakarta Barat dikembalikan. Lahan 4,6 hektar itu ternyata milik Dinas Kelautan DKI, berdasarkan girik.

Tanah itu disebut Ahok bukan milik pihak ketiga seorang ibu bernama Tuti warga Bandung, walau ada sertifikat. Tanah itu milik Pemprov DKI.

"Saya bilang enggak bisa, balikin. Saya suruh tim, lapor ke KPK," jelas Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Baca Juga : Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Ini Ditangkap !!

Ahok menegaskan, dia sudah mencopot kepala bidang di Dinas Perumahan yang menangani pembelian lahan itu.

"Makanya tanah ditipu juga. Saya juga heran, kenapa enggak diperiksa? Kan tanah itu bisa dilihat. Kita mana ngerti? Kan kalian yang beli," tambah dia.

Ahok mencurigai ada permainan mafia dalam urusan jual beli tanah ini. "Ini kayak mafia saja. Makanya kita mesti selidikin, mesti bawa ke polisi. Kita udah koordinasi dengan Bareskrim," tegas dia.

Info Ini Dipersembahkan Oleh : Judi Online - Agen Poker - Agen Casino - Slot Games - Casino Online - Poker Online Indonesia